Dreams are renewable. No matter what our age or condition, there are still untapped possibilities within us and new beauty waiting to be born.

-Dale Turner-

Tampilkan postingan dengan label film. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label film. Tampilkan semua postingan

Minggu, 18 Desember 2011

Gung-Ho, sebuah film tentang Leadership yang dibumbui dengan komedi

Minggu lalu, kuliah praktek KI seruu sekali. Kenapa? Karena lagi-lagi KI diisi dengan menonton film bersama. XD
Nonton film apalagi?
Nah, kalau dulu film yang kami tonton berhubungan dengan masalah sosial, sekarang film yang kami tonton berhubungan dengan masalah leadership alias kepemimpinan.
Wah, bagus dong.. Film apa sih? Judulnya Gung-Ho. Memang sih film ini tergolong film lama, tapi pesan yang disampaikan tentang kepemimpinan cukup bagus.
Oke deh, langsung aja cekidot resensinya..

Gung-Ho

Sutradara  : Ron Howard 
Produser  : Tony Ganz, Deborah Blum
Naskah    : Edwin Blum
Produksi  : Paramount Pictures, 1986
Pemeran  : Michael Keaton, Gedde Watanabe,
                  George Wendt,Mimi Rogers

Film ini dimulai dari Hunt Stevenson harus pergi ke Jepang untuk melakukan negosiasi dengan Assan Motor agar mau melakukan kerjasama dengan pabrik yang hampir saja akan ditutup di sebuah kota yang bernama Hadleyville di Amerika. Namun ternyata, ia mendapatkan respon yang tidak memuaskan.
Namun ternyata, beberapa hari kemudian wakil dari Assan Motor, Kozihiro, datang dan menyatakan mau bekerja sama dengan Hunt. Dari sinilah cerita kepemimpinan Hunt dan Kozihiro dimulai.
Dari awal bekerja, pekerja-pekerja dari Hadleyville ini sudah mengalami pertentangan budaya dengan orang Jepang. Budaya orang-orang Hadleyville yang tak pernah bisa bangun pagi dan berolahraga sangat bertentangan dengan budaya orang Jepang yang pekerja keras, selalu bangun pagi, dan selalu berolahraga sebelum bekerja.

Pertentangan pun terus terjadi, para pekerja Hadleyville yang selalu “datang telat pulang awal” dan kerja para pekerja Hadleyville  yang tak tersistem (bekerja seenaknya sendiri) membuat orang-orang Jepang geram. Akhirnya, para pekerja Hadleyville  tak tahan lagi bekerja ala orang Jepang yang terlalu bekerja keras hingga lupa waktu, lupa makan, hingga lupa keluarganya sendiri. Para pekerja Hadleyville pun ingin segera memiliki gaji yang selayaknya apabila memang Astra Motor masih ingin mereka bekerja disana. Untuk Hunt pun membuat perjanjian dengan Kozihiro, pihak Astra Motor harus memberi kenaikan gaji pada pekerja Hadleyville apabila para pekerja Hadleyville mampu menghasilkan 15.000 mobil dalam sebulan. 

Wah, 15.000 mobil dalam sebulan?
Begitulah. Namun para pekerja Hadleyville merasa jumlah sebanyak itu adalah tidak mungkin. Mereka hanya bisa menyanggupi membuat 13.000 mobil dalam sebulan. Nah, untuk meningkatkan semangat para pekerja Hadleyville diberi janji palsu oleh Hunt. Hunt mengatakan bahwa para pekerja Hadleyville tetap diberi kenaikan gaji walaupun hanya bisa menghasilkan 13.000 mobil dalam sebulan.

Nah lo, bisakah para pekerja Hadleyville mendapat kenaikan gaji?
Untuk tau jawabannya, silakan liat sendiri filmnya :D
*****

Yak, secara keseluruhan aku suka sekali dengan film ini. Kenapa? Karena film ini tidak melulu diisi dengan hal-hal yang berbau kepemimpinan saja, namun juga diimbangi dengan komedi-komedi yan membuat film ini tidak bosan untuk dilihat. 

Satu hal yang dapat aku pelajari dari film ini, bekerja keras memang boleh, namun jangan sampai melupakan kewajibanmu sebagai seorang makhluk sosial. Mengapa? Karena kita adalah manusia, bukan mesin yang tak punya perasaan dan kehidupan selain bekerja.

Final Destination 5

Sutradara : Steven Quale
Produser  : Craig Perry, Warren Zide
Tahun      : 2011
Pemain    : Nicholas D’Agosto, Emma Bell, Miles Fisher, Arlen Escarpeta, David Koechner, Tony Todd,  Ellen Wroe, Jacqueline MacInnes Wood, P. J. Byrne, Courtney B. Vance, William Bludworth, Brent Stait

Yak, kali ini saya akan meresensi sebuah film yang berjudul Final Destination 5. Sepertinya Final Destination adalah film yang sudah banyak diketahui oleh banyak orang. Bagaimana tidak, dari Final Destination 1 sampai Final Destination terakhir, alias Final Destination 5 semuanya booming karena memang efek filmnya yang sangat bagus.
Baik, untuk yang belum tahu apa itu Final Destination, akan saya ulas sedikit disini. Final Destination adalah film horor yang tidak ada unsur hantunya sama sekali. Nah lo, kok bisa? Jadi Final Destination ini adalah film horor tentang kematian seseorang yang tertunda, dan kematian tersebut tidak terjadi dengan wajar. Seperti memang ada yang telah merencanakan kematian seseorang dengan baik karena suatu kecelakaan yang terjadi karena kebetulan yang fatal.



Kematian yang tertunda? Ya, jadi sebenarnya da beberapa orang yang harusnya sudah meninggal akibat suatu kecelakaan. Namun karena (selalu ada) pemeran utama yang mengetahui adanya kecelakaan sebelum kecelakaan itu terjadi, maka ada beberapa orang yang harusnya sudah meninggal bisa selamat dari kecelakaan tersebut (selalu seperti ini di setiap serinya).  Namun, setelah lolos dari kematian,tak berarti beberapa orang yang selamat tersebut bisa bernafas lega. Karena ternyata, mereka harus tetap meninggal sesuai urutan meninggal yang seharusnya di kecelakaan pertama. Namun, jarang sekali ada yang meniunggal dengan cara dibunuh oleh seseorang. Kebanyakan, kematian dari orang-orang yang berhasil selamat di kecelakaan sebelumnya adalah kematian yang disebabkan oleh hal yang tidak wajar, entah karena sesuatu yang rusak ataupun jatuhnya benda-benda yang tak terdugasehingga berakibat sangat fatal. Nah, mungkin baru di Final Destination 5 ini ada seseorang yang meninggalnya dibunuh oleh seorang manusia. 

Baik, langsung saja saya akan meresensi Final Destination 5.
Pemeran utama dalam Final Destination 5 adalah Sam (Nicholas D’Agosto). Ia memiliki pacar yang bernama Molly(Emma Bell). Dan terdapat beberapa tokoh lain seperti Peter Friedkin (Miles Fisher), Candice Hooper (Ellen Wroe), Olivia Castle (Jacqualine M. Wood), Isaac (P.J. Bryne), Nathan (Arlen Escarpeta), Dennis (David Koechner). 

Di Final Destination 5 ini yang menjadi kecelakaan utama adalah ambruknya sebuah jembatan yang menewaskan banyak orang. Jembatan ambruk? Lalu kenapa?
Nah, di Final Destination 5 ini Sam, pacarnya, dan beberapa orang lainnya, sedang berada dalam perjalanan dengan menggunakan bis. Ketika sampai di sebuah jembatan, Sam mendapatkan “penglihatan” bahwa jembatannya akan ambruk sehingga menewaskan dirinya dan semua orang yang ada di jembatan. Begitu sadar, ia langsung menyuruh semua orang yang  ada dalam bis untuk segera keluar, namun hanya sedikit yang menghiraukan. Ternyata benar, jembatannya ambruk dan hanya orang-orang yang keluar dari bis yang selamat.
Para orang yang berhasil selamat

Setelah berhasil selamat, dimulailah skenario kematian yang sesungguhnya. Satu persatu orang yang selamat dari kecelakaan jembatan maut sebelumnya meninggal dengan cara-cara yang mengerikan. Lalu bagaimana dengan tokoh utama? Bisakah ia selamat sampai akhir?
Monggo dilihat sendiri film Final Destination 5, dijamin ketar-ketir XD
haduh T.T

*****
Yap, suatu hal yang paling menakjubkan dari film seri horor yang satu ini adalah, tak peduli tokoh utama tau bukan, semuanya akan meninggal dunia (biasanya kan yang jadi tokoh utama yang selamat). Begitulah,maka dari itu aku bilang, Final Destination adalah film tentang kematian yang tertunda. Hahaha.

Jujur, aku lebih suka Final Destination 5 dibandingkan dengan Final Destination seri lain. Benar-benar film pamungkas yang super sekali. Mengapa? Karena Final Destination 5 ini minim adegan dewasa yang sangat amat tidak penting sekali banget. Lalu, Final Destination 5 lebih kejem cara tewasnya. Aku lebih sering menahan nafas saat lihat Final Destination 5 daripada Final Destination 5 series lain. (gimana enggak! masa’ iya ada bola mata seseorang keluar dari matanya, mental-mental, terus keplindes truk T..T).

Tapi ada satu hal yang aneh dari semua Final Destination series ini. Mengapa di setiap film Final Destination selalu ada orang tua negro yang selalu ngeksis jadi pemain? Hmm.. aneh sekali.
Yak, meskipun terkesan horor, sadis, serem dan berdarah-darah, setidaknya ada satu pesan yang dapat aku tangkap dari film ini.
Selalu berhati-hatilah di tiap jam tiap menit kehidupanmu, karena mungkin itu menjadi detik terakhir hidupmu di dunia ini.

Jadi, waspadalah! Waspadalah! :D


Gnomeo n' Juliet

Sutradara : Kelly Asbury
Penulis    : Rob Sprackling, John R. Smith
Genre      : Animation | Adventure | Comedy
Tahun      : 2011
Pemain    : James McAvoy, Emily Blunt and Maggie
                   Smith

Yap, dari judulnya saja mungkin anda-anda semua akan teringat satu kisah drama tragedi, Romeo n’ Juliet. Dari cerita sih mirip-mirip, tapi Gnomeo n’ Juliet ini punya ending yang sedikit berbeda.
Jadi, dalam film ini diceritakan ada gnome (patung kurcaci yang dipercaya dapat menjaga tanaman, biasanya ada di taman) yang saling bertetangga, gnome merah dan gnome biru. Sama seperti yang mempunyai kebun beserta para gnomenya, gnome merah dan biru ini saling bermusuhan. (Sebentar, patung kok musuhan? Begitulah :). Saat ada manusia yang lewat, mereka akan menjadi patung, namun saat tak ada manusia yang menghampiri mereka seolah-olah hidup dan punya kehidupan.)

Gnomeo biru dipimpin oleh seorang “ratu” (pemimpinnya perempuan sih) yang bernama Lady Bluebury. Ia memiliki seorang putra bernama Gnomeo. Gnomeo ini punya teman jamur kancing  yang mungkin kalau di dunia kita sama seperti anjing, yang bernama Shroom. Gnome Biru mempunyai hal yang paling berharga di taman, yaitu tanaman yang tumbuh dari atas kloset yang berada di taman (kenapa kloset? Entahlah, aku juga bingung. Yang jelas, itu adalah kloset untuk hiasan, bukan difungsikan sebagaimana fungsi kloset sesungguhnya :P)

Gnome merah dipimpin oleh seorang “raja” yang bernama Lord Redbrick. Ia mempunyai seorang putri yang bernama Juliet. Yah, jangan tertipu oleh namanya sih. Walaupun namanya Juliet, namun ia tak sefeminim namanya. Yak, Juliet ini tomboy. Juliet ahli sekali dalam hal panjat memanjat. Juliet memiliki teman kodok yang bernama Nannete. Gnome merah memiliki hal yang paling berharga di taman, yaitu sumur (entah kenapa juga harus sumur).

Seperti halnya Romeo n’ Juliet, Gnomeo dan Juliet ini bertemu secara tidak sengaja ketika Juliet ingin mengambil sebuah bunga di kebun sebelah. Namun keduanya dalam penyamaran, sehingga mereka tak tahu bahwa mereka berasal dari gnome yang bermusuhan. Tak bisa dipungkiri, mereka jatuh cinta pada pandangan pertama. 

Namun karena tak berhati-hati saat berebut bunga, keduanya jatuh ke dalam kolam dan akhirnya mereka saling  mengetahui identitas sebenarnya. Mereka sangat terkejut. Juliet yang tahu Gnomeo dari gnome biru langsung melarikan diri. Gnomeo pun mengejar Juliet sampai ke kebun gnome merah. Karena memang tak kondusif bila bertemu di kebun gnome merah maupun biru, akhirnya mereka membuat janji untuk bertemu di kebun pertama kali mereka bertemu.

Singkat cerita, mereka akhirnya bertemu di kebun tersebut dan menemukan sebuah mesin pemotong rumput. Kalau di dunia kita balapan pakai mobil kan? Nah, di dunia para gnome ini balapannya pakai mesin pemotong rumput. Dan apa anda-anda semua tahu? Si Juliet ini bisa mengendarainya dengan baik waktu pertama kali mencoba, bahkan sampai membentuk sebuah tulisan.

Yap, G untuk Gnomeo dan J untuk Juliet.:)

Karena mengetahui bahwa pasti hubungan cinta mereka dilarang dan ditentang, maka mereka pun berjanji untuk merahasiakan pertemuan mereka.
Namun pada suatu hari, ada gnome dari gnome merah ingin menghancurkan hal yang paling berharga bagi gnome biru, yaitu tanaman dalam kloset. Ternyata rencana gnome tersebut berhasil. Mengetahui hal itu, gnome biru sangat marah, terutama sang Lady Bluebury. Tanaman itu ditanam dengan suaminya sejak dari benih dan dirawat hingga bisa tumbuh besar. Akhirnya, gnomeo pun diutus untuk balas dendam terhadap setiap gnome merah. Setiap gnome merah? Ya, itu artinya ia juga harus membalas dendam kepada Juliet.
Nah, bagaimana reaksi Gnomeo? Lalu bagaimana dengan kisah cinta mereka?
Monggo disaksikan lebih lanjut film Gnomeo n’ Juliet ini :).

*****

Film yang cukup menarik. Walaupun ini adalah film animasi, namun alur yang dibawa bukan untuk dinikmati anak-anak (yah, mengingat ini adalah kisah cinta).
Lalu, apa pembelajaran yang bisa diambil dari film ini?

Ada satu pelajaran yang dapat aku tangkap dari film ini, perbedaan bukanlah pembatas bagi kita untuk bisa saling hidup dan berbagi bersama. Justru perbedaanlah yang akan melengkapi hidup kita.
 
Pasti sangat membosankan bukan jika semua yang ada di dunia ini sama semua alias monoton? :)

Sabtu, 12 November 2011

Si Pengolah Mimpi

Yuhui..
Akhirnya UTS telah selesai.
Artinya sekarang waktunya berburu film!!
Mencari dan mencari, lalu ada yang merekomendasikan film ini.

INCEPTION

Pemeran utama film ini adalah Cobb (Leonardo de caprio ). Dia adalah penyusup dan pengolah mimpi,sekaligus pencuri profesional dalam mimpi. Apa yang dicuri? Tentu saja informasi atau rahasia penting yang ada dalam otak seseorang. Rahasia itu dicuri ketika seseorang tidur. Ketika seseorang tidur,pikiran orang tersebut berada dalam kondisi paling rapuh,sehingga mudah sekali untuk dimasuki seorang pengolah mimpi yang ingin mengambil segala informasi tentang dirinya.
Cobb nggak bekerja sendirian,dia butuh banyak kawan. Ada temannya yang berprofesi sebagai arsitek,tugasnya dalah untuk merancang segala bangunan yang ada dalam mimpi. Ada yang berkemampuan untuk meniru seseorang (pemalsu) dalam mimpi. Sebenarnya Cobb ingin mengakhiri pekerjaannya yang membahayakan itu. Ia ingin kembali ke keluarganya,ke anak-anaknya.
Akhirnya,ada yang memberi kesempatan untuk pulang setelah dia melakukan satu pekerjaan lagi,yaitu Saito. Tapi pekerjaannya tidaklah mudah. Dia harus menanamkan idenya ke seseorang dalam mimpi. Dengan kata lain,dia harus melakukan “inception”. Inception berarti permulaan. Dalam film ini “inception” mempunyai makna pikiran permulaan sebelum pikiran sampai ke alam sadar. Hmmh,singkatnya “ Inception” adalah melihat dan mengalami sebuah peristiwa di alam mimpi yang nantinya akan mempengaruhi cara pandang dan tindakan di alam sadar.
Banyak rintangan yang harus dilalui Cobb, salah satunya adalah dengan menghadapi mendiang istrinya.
Karena ternyata dia pernah melakukan insepsi ke istrinya sendiri. Dia menginsepsi istrinya dalam mimpi bahwa dunianya tidak nyata, karena dunia yang ingin dia singgahi adalah alam mimpi. Tapi ternyata insepsi itu terus berkembang, dan sang istri menganggap dunia nyata adalah tidak nyata baginya. dia harus mati untuk menuju dunia sesungguhnya. Dan dengan nekat, istri Cobb mengakhiri hidupnya dengan harapan dia bisa meninggalkan dunia tak nyatanya ke dunianya yang nyata. Padahal,dunia tak nyatanya adalah dunia nyata sesungguhnya.
Dengan meninggalnya istri Cobb, Cobb pun mulai ditimpa rasa bersalah yang hebat. Karena insepsinya lah istinya meninggal. Refleksi istri Cobb selalu datang mengacau saat Cobb sedang menjalankan tugasnya. Namun,dengan perjuangan yang berat, dia dapat mengatasi masalah demi masalah yang ada dan berhasil menyelesaikan tugas. Ia pun dapat kembali ke anak-anaknya.

Filmnya keren.
Tapi butuh perhatian ekstra.
Karena kalau melewatkan sedikit saja cerita dari film ini, bakal bingung luar biasa,hha.
Ya, film ini tidak bisa disebut sebagai film yang alurnya ringan.
Tapi sumpah, film ini seru banget.
Habis nonton film ini, rasanya aku masih dalam mimpi,hha.
Benar-benar konsep cerita yang menarik.
Semoga Indonesia cepat-cepat bisa membuat film hebat kayak gini dan bukan film-film geje yang nggak mendidik seperti kebanyakan film di Indonesia sekarang..
Amiiin :D  

Kamis, 10 November 2011

Lucuu sekali

Masih ingat resensi saya tentang film "Alangkah Lucunya (Negeri Ini)" kan?
Kalau tidak, silahkan liat postingan saya sebelumnya :)
Postingan kali ini saya ingin mengktritik Indonesia dari film tersebut.


Saya pernah bilang di resensi film ini bahwa film ini memaparkan masalah-masalah Indonesia kan?
Ya, ada 3 masalah utama Indonesia yang dipaparkan oleh film ini, yaitu :



Pendidikan.
Korupsi.
Ketidakadilan.

Di film ini diperlihatkan bagaimana rakyat jelata memandang pendidikan.
Ada yang berpendapat penting, ada yang berpendapat tidak penting.
Ada satu quote yang menarik dari film ini.
Apa itu?

“Pendidikan itu penting jika ada koneksi. Jika tidak, pendidikan itu tidak penting”

Nah lo, jujur saja ya, ya itu yang aku rasa sedang terjadi di Indonesia.
Tak ada koneksi, percuma jadi sarjana.
Toh, bakal nganggur juga kalau waktu melamar pekerjaan tersingkirkan oleh pelamar lain yang “dibawa” orang dalam.
Yang benar-benar berkualitas malah tersingkir.

Para DPR yag sedang membawa aspirasi masyarakat agar rakyat bisa sejahtera
Abang tukang becak aja bisa jadi anggota DPR kalau ada koneksi.
Sarjana S1, lulus dengan pujian, bisa-bisa kalah dengan abang tukang becak kalau tak ada koneksi.
Kenapa abang tukang becak lebih dipilih oleh anggota DPR menjadi bagian baru darinya??
Tentu agar dapat dibodohi dan diajak kerjasama untuk korupsi dengan mudah.
Coba kalau orang yang benar-benar pintar, pasti akan terjadi suatu negosiasi yang puanjaang dulu.
Bisa-bisa orang pintar yang dimasukkan ini mebongkar sindikat korupsi mereka.
Dan ya, lagi-lagi itu adalah rahasia umum di Indonesia *jangan bilang-bilang ya*

Yang paling mengena menurutku adalah akhir dari cerita ini.

Fakir miskin dan anak-anak yang terlantar dipelihara oleh negara.

Pasal 34 ayat 1 UUD 1945 

Yak, pasal itulah yang jadi penutup film ini.
Cih, jadi ingin tertawa.
Apanya yang dipelihara coba? Penderitaan mereka?

Mirisnya melihat mereka. 1 bungkus nasi saja harus dibagi untuk 3 orang, mana kenyaaang :(

Ketidakadilan Indonesia *yang mengaku-ngaku sebagai negara hukum* juga dipaparkan dalam film ini.
Tukang asong yang berusaha mencari rejeki halal di jalan-jalan, ditangkap aparat keamanan hanya karena alasan mengganggu lalu lintas.
Sedangkan para koruptor yang mencuri uang rakyat, yang telah memiskinkan banyak orang, termasuk aparat keamanan itu sendiri, dibiarkan bebas begitu saja.
Mendengar ada copet gelisah luar biasa, namun mendengar ada koruptor biasa saja.

Aih, negeri ini memang lucu sekali kok.

Rabu, 09 November 2011

Film Indonesia paling "lucu" abad ini

Pada hari Selasa lalu (8 November 2011), ada yang asyik di mata kuliah Keterampilan Interpesonal.
Pertemuan yang dihitung 2 SKS pada Selasa lalu dihabiskan untuk menonton film.
Hohoho...wenak ya to XD
Nonton film apa toh???
Yak, film yang kami tonton adalah

ALANGKAH LUCUNYA (NEGERI INI)

 
Film ini disutradarai Deddy Mizwar dan ditulis oleh Musfar Yasin.
Diperankan oleh Reza Rahadian, Deddy Mizwar, Slamet Rahardjo, Jaja Mihardja, Tio Pakusadewo, Asrul Dahlan, Ratu Tika Bravani, Rina Hasyim, Sakurta Ginting, Sonia, dan Teuku Edwin.
*Sudah tahu kan film-film Deddy Mizwar seperti apa?? Sarat akan pesan moral, nasionalisme,  dan tak ketinggalan ada komedi yang membuat tak bosan untuk melihat fimnya bang Deddy Miswar.*

Film ini diawali dengan Muluk (Reza Rahadian) , seorang lulusan S1 manajemen yang sudah hampir 2 tahun tidak mendapat pekerjaan, sedang berusaha mencari pekerjaan. Di tengah jalan, ia bertemu dengan sindikat para pencopet cilik. Terlihat sudah handal, mereka dengan santainya mencuri dompet seseorang tanpa diketahui orang. Dilempar dan pindah tangan sana-sini.

 Muluk pun mengikuti alur permainan pencopetan tersebut, sampai akhirnya bertemu dengan Komet(Angga Putra), pencopet yang paling akhir menerima dompet copetan.
Muluk yang merasa mencari uang itu susah merasa tersinggung dengan ulah Komet yang seenaknya sendiri mengambil uang orang. Muluk merasa, Komet akan tetap diberi uang jika ia meminta dengan baik-baik. namun dengan kepolosan Komet pun menjawab, “saya kan pencopet bang, bukan orang minta-minta” *ahaha,asli ngakak*

Karena tidak ada satu pun pekerjaan yang dia dapat, akhirnya Muluk berencana untuk membuat usaha sendiri. Pilihan pertamanya jatuh padaaa, beternak cacing. *ugyahaha..sumpah deh,ni film paling bisa ngocol XD*

Tapi secara tidak sengaja, ia bertemu Komet kembali di warung makan. Entah atas permintaan siapa *sepertinya sih si Muluk yang minta*, Komet mengantar Muluk ke tempat tinggal Komet dan kawan-kawannya.

Singkat cerita, Muluk dan para pencopet bekerja sama untuk mengelola hasil copetan. Hasil copetan dipotong 10% untuk diberikan kepada Muluk, dan dikelola untuk membuat usaha baru, agar nantinya para pencopet bisa mendapat usaha lain selain mencopet.
Yang keren nih, Jarot(Tio Pakusadewo), pemimpin para copet kecil ini, sudah membagi wilayah tugas dan peran tiap-tiap copet. Ada copet mall (yang diketuai Gareng alias Glen -M.Irfan Siagian- ) , copet pasar (yang diketuai Komet), dan copet angkot (yang diketuai Ribut - Sakurta Ginting-).
Dengan usaha yang luar biasa, Muluk, dan dibantu 2 orang temannya, membuat para pencopet kecil ini menjadi orang-orang yang lebih berkualitas.

Para pencopet kecil yang jumlahnya lebih dari 20 orang ini diajari dasar-dasar Pendidikan Kewarganegaraan (pancasila, proklamasi, dll), diajari menulis, diberi pengetahuan tentang budi pekerti diberi pengetahuan tentang agama Islam *awalnya pada nggak punya agama*, disuruh mandi, sholat, dan lain sebagainya.

Lalu, apakah para pencopet ini berhasil berhenti mencopet setelah mendapat berbagai ilmu dari Muluk dkk??

Monggo disaksikan sendiri :)
*********
Film yang luar biasa menurut saya.
Harus sering-sering diputar di televisi agar pesan moralnya dapat tersampaikan kepada rakyat Indonesia.
Kenapa?
Masalah-masalah Indonesia dipaparkan disini.

Satu pelajaran yang dapat saya tangkap dari film ini adalah pendidikan itu memang penting. sebagai seorang manusia, kita harus mempunyai bekal untuk bisa hidup di dunia ini dengan baik, yaitu ilmu pengetahuan.  :)

Kamis, 05 Agustus 2010

Hanna, si penyanyi bawah panggung

Seperti yang aku bilang di posting sebelumnya,di kelas Korea yang terakhir ini kita liat film yang judulnya..
200 POUNDS BEAUTY
Film ini nyeritain tentang si jelek gendut Hanna, penyanyi di bawah panggung yang menyanyi untuk penyanyi terkenal gadungan,si cantik seksi Ammy,putus asa n’ pengen ngurusin badannya..kenapa?? karena badannya yang gendut n’wajahnya yang jelek itu,dia jadi bulan-bulanan Ammy gara-gara saingan ngedapetin si manajer Ammy, Sang jun..


Pergilah dia ke seorang dokter bedah buat operasi plastik..and theen, dia berhasil menjadi cantik..lalu, dia kembali ke perusahaan musiknya yang sedang kalang kabut gara-gara si Hanna pergi n’ Ammy g bisa manggung lagi. Kebetulan perusahaan musiknya lagi nyari penyanyi baru buat Ammy,,pergilah dia untuk ikut audisi..dia diterima,dan tak lama setelah rekaman musiknya,,dia tau,kalau Sang Jun selama ini nganggep si Hanna isitimewa n’ g tergantikan..1 lagi,dia g suka sama cewek yang operasi plastik..huaa..Hanna seneng sekaligus sedih donk..tapi dia tetep pura-pura nggak tau n’  tetep berjaya jadi si Jenny


Singkat cerita,dia bisa jadi penyanyi terkenal..tapi g ara-gara itu, dia jadi seseorang yang tega membuang ayahnya,temannya,bahkan dia membuang dirinya sendiri..di akhir cerita dia nyesel, dan ngaku dia yang sebenernya,n’ bilang nggak bisa jadi jenny lagi pas lagi konser..tapiii,para fans Jenny jadi ikutan nangis.. n’ bilang “Tidak apa-apa….Tidak apa-apa”..waah,hebat banget dah..para fans bisa menerima kenapa Hanna bohong selama ini..dan karena ituu,,,,Jenny mati dan Hana berjaya..hha..segala poster n’ cd Jenny ditarik lagi,,diganti sama poster n cd Hanna…yuhuuu…happy endiiing..i like it  J

Keren…film yang lucu,tapi juga bikin terharu..,bahkan ada pesan moralnya..
Pesan moral yang aku dapet sih…. JUST BE YOUR SELF …..
SYUKURI APA YANG ADAKARENA ITU ANUGERAH TERINDAH DARI SANG PENCIPTA..
Tinggal Upgrade apa yang udah Tuhan kasih.. (^_^)

Sebenernya aku udah liat sih film ini
Udah lama banget liatnya..
Tapi hari ini tambah seru,nontonnya bareng-bareng sih

Hmmh,Jadi kangen ma lagu-lagu yang ada di film ini..
Dulu dinyanyiin sampek hafal..
Aaahh..aku taruh mana ya filenyaaa... >,<