Dreams are renewable. No matter what our age or condition, there are still untapped possibilities within us and new beauty waiting to be born.

-Dale Turner-

Tampilkan postingan dengan label Reportase. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Reportase. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 17 Desember 2011

Pentingnya Berkomunikasi


Jumat minggu lalu, tepatnya tanggal 16 Desember 2011, KI kedatangan tamu alias ada kuliah tamu lagi. Apa yang dibahas kali ini?
Tema kali ini adalah Communication Skill for Public Speaking. Dengan pembicara mas Dista Nugraha (Head of Production/announcer Colors Radio Surabaya, News Anchor BBS TV) dan mbak Ulin Rositi (Product Manager Colors Radio Surabaya).
 Nah, ada beberapa poin penting yang bisa aku dapat disini.
Satu, Communication is Everything.
Kenapa? Karena dengan berkomunikasilah kita dapat menginformasikan sesuatu dan memberi tahu yang ada dalam benak pikiran kita. Dalam berbicara kita juga harus memastikan persepsi dari penerima informasi tidak boleh salah, karena bisa jadi salah paham akan terjadi. Dan yang paling penting adalah kita mengerti apa yang akan dikomunasikan.
Faktor-faktor apa saja yang harus ada dalam berkomunikasi?
1.       Komunikator atau penyampai pesan.
2.       Komunikan atau penerima pesan.
3.       Message/ pesan yang disampaikan.
4.       Media dalam berkomunikasi.
5.       Feedback/respon (baik yang langsung maupun tak langsung).

Dalam berkomunikasi juga harus ada seni yang diperhatikan. Mengapa? Karena dalam berkomunikasi kita harus bisa menyampaikan pesan dengan nyaman dan tidak membosankan. Dalam berkomunikasi kita harus bisa merencanakan, mempersiapkan, memahami apa-apa saja yang akan disampaikan. Sayang kan kalau ada sesuatu yang penting jadi tak tersampaikan.
Kita juga harus bisa mengolah dan berhati-hati dalam berkomunikasi karena komunikasi bisa jadi sangat mempengaruhi. Mengapa? Karena dengan berkomunikasi kita bisa menjadikan sisi positif menjadi menarik dan sisi negatif tidak menjadi cela.
Yang kedua adalah Public Speaking.

Kita harus berkomunikasi yang baik dengan orang lain, terutama pada saat berkomunikasi di depan umum dan menjadi Center of Attention (pusat perhatian). Namun dalam berbicara di depan orang banyak kita pasti memiliki kendala. Apa saja kendala yang mungkin muncul?
1.       Tidak memahami benar apa yang akan disampaikan.
2.       Memahami tapi tak biasa menyampaikan (tahu apa yang ingin dibicarakan, naun belum terbiasa berbicara di depan umum sehingga kemungkinan ngeblank, lupa mau bicara apa).
3.       Pengendalian diri terhadap emosi yang belum bagus.

Lalu, apa saja faktor-faktor yang mempengaruhi Public Speaking? Faktor yang mempengaruhi public speaking dapat kita singkat menjadi 3V, yaitu:
Vokal (suara). Saat berbicara di depan umum janganlah berbisik
 Verbal. Perhatikan apa-apa yang mau dibicarakan.  Suatu hal yang biasa menjadi luar biasa bila dikemas dengan kata-kata yang tidak biasa. Buatlah kata-kata kita menjadi rangkaian kalimat yang menarik.             
Visualisasi(bagaimana cara kita mengekspresikan). Gunakan ekspresi yang sesuai dengan apa yang kita sampaikan agar tidak jadi salah paham terhadap komunikan.
 Dalam berkomunikasi di depan umum kita harus fokus. Jangan terlalu asyik berimprovisasi ria sehingga inti pembicaraan malah tak tersampaikan. Kita juga jangan terlau asyik dengan emosi. Mengapa? Saat kita emosinal dalam berbicara, tanpa kita sadari kita akan berbicara terlalu cepat dan terlalu lantang. Dan yang terpenting, jangan berbicara tentang apa-apa yang bisa menyinggung perasaan orang lain. Intinya, kita harus berhati-hati dalam berbicara.
 Lalu bagaimana bila kita diminta untuk berkomunikasi secara tiba-tiba?
Kalau memang tidak siap, ulur waktu saja. Kita bisa bicara apa saja yang kurang penting sembari mempersiapkan diri untuk menyampaikan pesan yang sesungguhnya.
Bagaimana dengan audience kita, bagaimana caranya agar mood audience tetap bagus dari awal sampai akhir kita bicara?
Kata mbak Ulin, jangan pernah kamu meninggalkan audiencemu, ajak dan libatkan mereka. Caranya? Jagalah eye contact dengan audience. Lalu datangi mereka saat mereka sudah tidak fokus. Jangan biarkan mereka asyik dengan aktivitas mereka sendiri.
Nah, begitulah. Aku juga baru tahu ternyata berkomunikasi itu tak hanya sekedar berbicara, namun berkomunikasi itu juga butuh seni, latihan dan pikiran. :)

Selasa, 06 Desember 2011

Mentoring cup = Masak-masak = Makan-makaan!!

Yak, beberapa hari yang lalu, diadakan acara mentoring cup. Apa itu? Mentoring cup adalah lomba yang diikuti oleh kelompok-kelompok mentoring yang telah terbentuk. Nah, untuk yang akhwat alias perempuan, lombanya adalah lomba memasak dan membuat mading.

Hal pertama yang dikerjakan oleh kelompok mentorinku adalah memasak.Yah, karena aku tak pandai memasak, awalnya memang agak malas. Tapi yaah, mau tak mau harus dilaksanakan kan.
Akhirnya, setelah mata kuliah Keterampilan Interpersonal selesai, aku dan elompok mentoringku belanja bersama membeli bahan bersama-sama. Bahan utama yang harus ada adalah tempe. Tentu saja sebelum belanja kami telah memutuskan mau membuat apa. Apa yang akan kami buat?? Kami telah merencanakan membuat semacam sandwich tempe. Jadi, setelah kami membeli bahan yang dibutuhkan, kami menuju rumah Teky, salah satu teman sementoringku. Sesampainya disana acara masak-memasak pun dimulai. Kami langsung menggoreng tempe yang telah dibeli tadi. lalu dihaluskan. Lalu dicampur dengan bumbu-bumbu. Kemudian adonan tempe tersebut diselipkan diantara dua roti kabin. Kemudian dilumuri putih telur dan tepung. Kemudian digoreng hingga kecoklatan.

Dan tiba-tiba muncul pikiran, bagaimana bila dibuatkan sausnya juga ya?
Akhirnya, mbak Teky yang pintar memasak pun mulai menunjukan kebolehannya. bawang putih + bawang bombai + saus sambal botolan (dan entah apalagi, aku lupa..haha)+sreng sreng sreng, jadilahj saus yang luar biasa enaknya.
Dan taraa.. jadilah karya kami yang diberi nama BILAPASTE LAZIESS.
Haha, nama yang cukup unik.
Kami tidak menyangka ide dadakan kami ini berhasil dengan baik dan menghasilkan karya yang luar biasa enak. Hiks *terharu*.
Ternyata apapun kerjaannya, asalkan dilakukan dengan penuh cinta, akan menghasilkan sesuatu yang luar biasa. Ahaha :D (dan yang paling luar biasa dari semua proses pengerjaan bilapaste laziess adalah saat memakan Bilapaste Laziess. Laziess tenaan XD )

Oh ya, ini beberapa foto proses produksi Bilapaste Laziess.
Para koki dadakan yang sedang bekerja keras dengan penuh cinta membuat bilapaste

Menara Bilapaste
goreng goreng bilapaste


karena membuatnya dengan cinta, tanpa sadar yang digoreng juga membentuk cinta (lope lope) XD

saus terenak sedunia

taraaa..ini dia bilapaste laziess :D

yummyyyy :3

tetep, narsis forever XD


Namanya juga lomba, pasti ada pemenangnya bukan. Setelah menunggu beberapa hari, akhirnya hasilnya pun datang.
Taraa...


Alhamdulillah :D.
Wah, sama sekali tidak menyangka, doa kami agar masakan kami menjadi juara terkabulkan ^o^
Terima kasih ya Allah, terima kasih teman-teman, terimakasih Teky, Umi, Sita, Putri, telah bersama-sama menjadikan tim ini juara, semoga tim kita selalu jadi juara. *aamiin*

MAWAPRES 2012, keren dong! :D


Mawapres? Apa itu?
Mungkin bagi para mahasiswa ini bukan lagi istilah asing. Mawapres adalah mahasiswa berprestasi.
Waahh, keren kan.

Dalam acara PKTI yang telah saya jelaskan di postingan sebelumnya, dijelaskan pula tentang mawapres. Kalau menurut presentasi yang saya dapatkan pada waktu itu, Mawapres adalah mahasiswa yang berhasil mencapai prestasi tinggi, pancasilais, berbahasa Indonesia dan berbahasa Inggris baik, dan lain sebagainya (belum sempet nyatet :P).

Untuk apa coba ada mawapres segala?
Tentu saja salah satunya untuk penghargaan dan motivasi kepada para mahasiswa yang telah berhasil berprestasi di kampus.

Wah, berarti IP harus bagus dong? Tidak juga, IP adalah pertimbangan terakhir dalam penilaian.
Lho, lalu apa saja yang dinilai kalau bukan IP?
Satu, KTI alias Karya Tulis Ilmiah. Nah, inilah mengapa diadakan PKTI tempo hari. Haha.
Yah, KTI yang dibuat tidak boleh keluar dari tema yang telah ditetapkan, juga harus bisa dipresentasikan dengan baik.
Kedua, apabila pernah menjadi ko- ataupun asisten dosen ataupun teaching assistant (apapun deh namanya), bisa dipertimbangkan dalam penilaian mawapres.
Ketiga, kegiatan yang kita ikuti di luar kampus alias ekstrakulikuler. Jadi, jadilah berprestasi dimana saja, termasuk di ukm. :D
Keempat, kemampuan berbahasa khususnya berbahasa inggris. Semakin cas cis cus dalam berbicara bahasa inggris, semakin bagus pula penilaiannya.
Dan yang terakhir adalah IP Kumulatif alias IPK.

Lalu, apa untungnya jadi mawapres?
Yang jelas semakin eksis dan famous alias terkenal.
Ahaha..kok bisa?
Iya dong, tiap ada acara pasti mawapreslah yang dipajang fotonya dan dibanggakan. :D
Yang kedua, prestasinya tiada henti. Kata mbak Ika Nurhasanah (salah satu mawapres), percayalah, sekalinya kalian bergabung menjadi mawapres, prestasi kalian tidak akan pernah ada hentinya. Terus dan terus ada.
Yang ketiga, dapat bonus sekolah mawapres ITS. Apa itu? Tiap-tiap mawapres akan ada sekolah tambahan dari ITS. Wah, keren kan.
Yang keempat, yang paling dahsyat, bisa jadi mawapres nasional. Siapa coba yang tidak mau bertemu dengan mawapres seluruh Indonesia saat ada ajang mawapres nasional. Keren kuadrat deh.

Nah, ayo ayo, siapa yang mau jadi NEXT ITS MAWAPRES?? :D
*akuuuuuuu XD*

Motivasi di PKTI


Pada hari sabtu, tanggal 11 November lalu, di kampsku diadakan PKTI. Apa itu PKTI?
 PKTI adalah singkatan dari Pelatihan Karya Tulis Ilmiah. Pada acara ini aku mendapat banyak pengetahuan tentang apa, bagaimana, dan manfaat apa yang bisa aku dapatkan dari membuat sebuah karya tulis ilmiah.
Namun yang paling berkesan dari acara ini adalah penyampaian materi dari seseorang yang luar biasa, Achmad Ferdiansyah. 

Dengan tema presentasi, MENGGAGAS MIMPI MENJADI NYATA, beliau berhasil membuat saya berdecak kagum dan termotivasi akan hasil-hasil karya dan prestasi beliau yang dipaparkan di tengah-tengah presentasi.

Ada beberapa poin materi yang menarik bagi mahasiswa seperti saya, yaitu..
Satu, Bagaimana cara belajar mahasiswa yang efektif?
Pertama,kalau masuk ke kelas/ berada di suatu mata kuliah, duduklah paling depan. Mengerti tidak mengerti, tulis saja apa yang diucapkan oleh dosen.
Kedua,jangan pernah tidur di kelas, dan jangan menyengaja tidur di kelas. Jangan memosisikan diri PW (Posisi Wenak) untuk tidur.
Ketiga,emotion created by motion. Kalau kita memosisikan badan kita membungkuk, pasti bawaannya jadi malas. Sebaliknya, kalau kita memaksa badan kita untuk tetap tegak dan siap menerima materi, pasti kita bisa menerima materi dengan baik
Keempat,jangan belajar sok ngerti. Kalau tidak mengerti bilang saja tidak mengerti. Segera tanya begitu ada materi yang belum jelas.

Berikutnya, Buatlah list apa yang harus dikerjakan. Hal ini akan sangat membantu untuk mengefektifkan waktu dan membantu memastikan tugas dapat dikerjakan semua dengan baik.

Ini nih yang menarik, ceritakanlah mimpimu kepada orang lain. Saat kita melakukan hal yang melenceng dari mimpi kita, ataupun kita kehilangan motivasi untuk mengejar mimpi kita tersebut, orang-orang di sekitar kita yang mengetahui mimpi kita pasti akan menegur dan mengingatkan kita. Hal ini akan sangat efektif untuk mendorong diri kita untuk senantiasa berjuang meraih apa yang kita inginkan. Jadi,salah satu cara paling efektif untuk meraih mimpi adalah, membuat list lalu membagi-bagikannya kepada orang lain. :D

Lalu, apa yang dapat dibanggakan oleh seorang mahasiswa?
menurut kang Ferdy adalah keahlian menulis karya tulis. Mengapa? Karena dengan menulis sebuah karya tulis kita telah dituntut untuk dapat melakukan 4 hal sekaligus. Apa itu? Satu, kemampuan menemukan masalah yang tidak dapat dilihat orang lain. Dua, kemampuan menemukan solusi. Tiga, kemampuan menuliskan ide yang dimiliki (dalam sebuah karya tulis). Dan yang keempat, kemampuan mempresentasikan idenya atau karya tulisnya. Dengan bekal 4 kemampuan tersebut, kita tidak akan merasa sulit dalam kehidupan sehari-hari, khususnya nanti pada saat bekerja. Mengapa? Kita sudah terbiasa kritis dalam melihat suatu masalah dan bisa memberi solusinya. Kemudian kemampuan menulis kita telah terlatih karena terbiasa membuat sebuah karya tulis. Lalu mental kita juga telah terasah, sehingga tidak ’kagok’ lagi bila diminta untuk presentasi di depan banyak orang.

Seperti kata kang Ferdy, DENGAN PUNYA BANYAK SOFTKILL, MEMBUAT HIDUP INI LEBIH INDAH. ;D

Sip, itulah beberapa hal yang bisa saya dapatkan dari kang Ferdy. Arigatou kang, anda telah berhasil memotivasi diri saya agar dapat menjadi manusia super seperti anda, atau malah bisa lebih hebat? Who knows J *aamiin*


Senin, 21 November 2011

Kemeriahan ISE :D


Yak,salah satu rangkaian acara ISE (Information System Ezpo)  pada 11 November 2011 kemarin adalah festival band dengan nama acara "TONIGHT".
Festival band juga diselenggarakan di Gedung Robotika ITS Surabaya, namun diselenggarakan setelah seminas SAP, tepatnya pukul 16.00 WIB. Festival band ini ditujukan kepada murid-murid SMA se-Surabaya dan sekitarnya.

salah satu band peserta lomba festival band yang sedang beraksi
Wah,saya tidak menyangka bahwa anak-anak SMA sekarang berbakat sekali. Bangga dong, ini artinya anak-anak bangsa Indonesia mengalami kemajuan dalam bermain alat musik, tidak hanya anak-anak di luar negeri sana. Antusias sangat terlihat dari pemusik-pemusik muda yang mengikuti lomba festival band ini.
Namun dimeriahnya acara ini, kami juga harus melepas teman kami tercinta, Nurcholis Effendi, karena ia harus melanjutkan study ke STAN Bali. Ia ikut memeriahkan acara festival band dengan menjadi perwakilan band maba 2011 sebagai gitaris. Waah, histeria yang dahsyat terjadi ketika band 2011 tampil. *iyalaah, yang main temannya sendiri..haha*

Puncak acara terjadi ketika kehadiran Ten2Five hadir di festival band ini.
Namun sayang, saya sudah pulang duluan. Jadi ya saya tak bisa bercerita banyak T.T.


Eh, hampir lupa.
Salah satu rangkaian acara ISE lainnya adalah pemecahan rekor muri “ update status ISE dari 1.111 akun twitter” hanya dalam waktu jam 9 pagi sampai jam 9 malam, dan saya adalah salah satu saksi mata pemecahan rekor tersebut.


Saya berada di ruang Rekor MURI (ruang khusus yang menyediakan beberapa laptop beserta modemnya untuk update status) saat detik-detik pemecahan rekor berlangsung.
Hohoho..
Bangga rasanya :D

Kebetulan sebelum rekor dapat dipecahkan, saya dan beberapa teman saya berada di ruang Rekor MURI ikut membantu teman-teman yang belum memiliki account Twitter untuk mebuat account baru dan mengupdate statusnya.

Dan tepat kurang beberapa menit saja dari jam 9, rekor dapat dipecahkaan!!
Semuanya bersorak gembira.. haha
Dari yang maba (mahasiswa baru), mala (mahasiswa lama), dosen, sampai Kepala Jurusan pun terlihat sangat gembira XD.

Rasanya senang sekali bisa berjuang bersama-sama sebagai satu jurusan Sistem Informasi.


Dan saya bersyukur sekali bisa terlibat di kejadian langka seperti hari ini :).

SAP For Education

Pada tanggal 12 November 2011 lalu, aku mengikuti serangkaian acara untuk memperingati ulang tahun kampus saya tercinta, Jurusan Sistem Informasi. Lho, kapan Jurusan Sistem Informasi ITS berulang tahun?? Tepat sehari sebelum acara ini diadakan.

Yak, tanggal 11-11-11. Keren kan, tanggal cantik :D. Acara untuk memperingati hari ulang tahun Jurusan Sistem Informasi ITS ini dinamakan ISE, Information System Expo.


Salah satu acara dari ISE adalah Seminar SAP dengan tema seminar “SAP FOR EDUCATION”.
Acara ini diselenggarakan di Gedung Robotika Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya, dari
 pukul 08.00 sampai dengan 12.00. Pembicara dalam seminar ini adalah ibu Nurul Hasanah Usuwati Dewi, seorang Profesional Educator SAP For Education.

Ibu Nurul yang sedang membawakan materi
Sebelum ibu Nurul menjelaskan SAP untuk pendidikan, pembicara pertama yang mengisi seminar ini adalah ibu Mahendrawati ER.PH.D. Beliau adalah dosen di  Jurusan Sistem Informasi dan memang bergelut di bidang SAP. Beliau menjelaskan dahulu apa itu SAP sebelum lebih jauh membahas menggunakan SAP untuk pendidikan.

Daritadi aku sering menyebutkan tentang SAP. Lalu apakah SAP itu?
SAP memiliki kepanjangan dari System Application and Product. SAP adalah bagian dari ERP.
Nahlo, apa itu ERP?
ERP adalah Enterprise Resource Planning. *untuk penjelasan, sabar dulu *

Yak, pembicara kedua barulah bu Nurul. Beliau menjelaskan bagaimanakah SAP bisa digunakan untuk pendidikan. Beliau juga mendemokan bagaimana cara menggunakan SAP.

Yang aku tangkap dari seminar ini adalah ERP adalah sebuah evolusi dari software/ aplikasi yang digunakan dalam perusahaan untuk memanajemen data-data perusahaan. Dan SAP adalah salah satu dari bermacam-macam jenis ERP. 

Lebih lengkapnya, ERP adalah sebuah paket perangkat lunak yang berusaha mengintegrasikan seluruh departemen dan fungsi-fungsi dari sebuah perusahaankedalam satu sistem komputer yang dapat melayani kebutuhan berbagai departemen (Botta- Genoulaz & Millet, 2006).

Karakteristik dari ERP adalah
  • Paket perangkat lunak dirancang untuk lingkungan client-server baik tradisional ataupun berbasis web.
  • Mengintegrasikan sebagian besar proses bisnis.
  • Memroses sebagian besar transaksi sebuah organisasi.
  • Menggunakan basis data sebuah perusahaan yang umumnya menyimpan setiap bagian dari data sekali. Tidak ada redundasi/asimetri akibat penyimpanan data berkali-kali pada sistem informasi lama.
  • Memungkinkan akses terhadap data secara real-time (kapan saja bisa mendapatkan informasi yang dibutuhkan).
  • ERP memungkinkan integrasi pemrosesan transaksi dan aktivitas perencanaan.
  •  
Kenapa sekarang ini perusahan-perusahaan lebih gencar menggunakan ERP daripada menggunakan cara lama (manual)?

Tentu saja karena ERP bisa mengintegrasikan (menggabungkan) aktivitas perusahaan antar fungsui dan lokasi, sehingga perusahaan lebih efisien. Selain itu juga dapat meningkatkan cara perusahaan melakukan bisnis (best practices). Standarisasi dari berbagai lokasi pun membaik. Proses di bawah standar terangkat oleh proseslain yang lebih efisien.

ERP juga menghilangkan asimetri informasi (ketidakcocokan antara penyimpanan informasi satu dan informasi yang lain). Mengapa? Karena informasi diletakkan dalam database yang sama, sehingga dapat meningkatkan kontrol dan membuka akses untuk pihak yang membutuhkan serta meratakan organisasi.

Yang paling penting, ERP bisa diakses secara online dan real-time. Bisa diakses kapan saja, dari mana saja. Tidak dibatasi fungsi dan ketersediaan manusia.
Lalu, apakah ERP memiliki kekurangan??
Tentu saja kan. Tiap produk buatan manusia pasti memiliki kelebihan dan kekurangan.

Kekurangan dari ERP adalah ERP cara tradisional tidak mampu membantu perusahaan mengambil keputusan tentang apa yang harus dibuat, dimana , kapan, dan untuk siapa (Simchi-Levi dkk, 2004). Untuk itu ERP masih perlu dikombinasikan dengan DSS (sistem pengambil keputusan).
Yak, pada intinya penggunaan ERP, ataupun SAP pada pendidikan sangatlah bagus.
Namun juga harus dipikirkan tentang satu lagi kekurangan ERP yang menurut saya sangat fatal bila terjadi saat pendidikan berlangsung.
Apa itu?
SAP tidak akan bisa dijalankan jika tidak ada koneksi internet.

Semakin cepat koneksi internetnya, semakin cepat proses SAP. Negitu pula sebaliknya.
Koneksi lemot, proses SAP juga lemot.
Sehingga sebelum menerapkan SAP pada pendidikan, koneksi internet harus dipastikan tidak lemot dulu.
Karena bila koneksi internetnya lemot, SAP bukannya akan menguntungkan. Namun menurut saya, jadi malah merugikan :).

Sabtu, 05 November 2011

Reportase di Idul Adha

Pertama-tama saya ucapkan

SELAMAT HARI RAYA IDUL ADHA 1432 H.



    Semoga dengan qurban pada tahun ini,kita dapat menjadi lebih dekat kepada ALLAH SWT.
Aamiin..

     Yap, dari kemarin sudah tercium bau-bau kambing dan sapi di rumah ane. Berhubung rumah ane ada di sebelah masjid, jadilah samping rumah ane dibuat sarang si embek dan si sapi sebelum akhirnya masuk surga.

     Jadi terdengarlah dengan jelas raungan si embek ataupun si sapi. Kadang jadi ndak tega cuy,, lha kayak meronta-ronta minta tolong begicuu *sok tau deh ya :p*. Yang aneh itu, tiap kali ada suara takbir, si embek dan si sapi mengaung-ngaung. Tapi pas ndak ada suara takbir, ya stay cool aja tuh si embek dkk. Apa ikut takbir juga yak? Haha

     Sholat idul adha tahun ini alhamdulillah masih banyak yang berminat.Terbukti dengan terisinya mushola sampai shof paling belakang.

Kenapa saya tahu?
Karena saya ada di shof paling belakang.
Huehehe..

Walaupun di belakang, ane tetep fokus sama isi khutbah loo
Kagak percaya?

Ane bahas dikit deh. Begini nih inti khutbahnya...

  • Takwa sangatlah penting dalam hidup. Karena dengan takwa,kita bisa mendapat posisi istimewa di hadapan Allah SWT. Karena dengan takwa, kita menjadi semakin peduli dengan saudara-saudara di sekitar kita. Dan dengan takwa, kita menjadi semakin ringan untuk menolong kaum-kaum yang lemah. 
  • Saat hari raya, disunnahkan untuk takbir, mengagungkan dan memuji Allah SWT. Barangsiapa tidak mau menyebut Asma Allah, maka orang itu akan diikatkan dengan setan. Sehingga menjadi teman setan dan mempunyai kelakukan seperti setan. 
  • Ciri-ciri orang yang mempunyai iman dalam dirinya : bila Asma Allah dikumandangkan, hatinya akan bergetar. Apabila ditampakkan tanda-tanda kebesaran Allah, maka bertambahlah imannya.  Qurban merupakan pendekatan kepada Allah. Maka dari itu, mari ditata hati kita agar niat kita berkurban semata-mata hanya untuk Allah SWT, bukan karena prestise atau hal-hal yang lain.

Sip, itulah inti dari khutbah yang diberikan pada pagi hari ini.

       Konten khutbah yang bagus, namun sayang yang mendengarkan hanya beberapa orang.  Dari pengamatan langsung dari shof paling belakang, yang benar-benar fokus mendengarkan hanyalah shof bagian paling depan. Yang lainnya?? Ngegosip sendiri-sendiri..hiks T.T

Bahkan ada yang pulang duluan sebelum khutbah berakhir.. Beeuuhh.. XO

     Tapi,setidaknya masih ada niatan untuk mengerjakan sholat Idul Adha dan bertakbir bersama sebelum sholat dimulai.

     Satu hal yang sangat aku sukai saat bisa sholat berjamaah di mushola ataupun masjid. Bersalam-salaman ketika semua rangkaian acara sholat berakhir. *maka dari itu, hal yang sangat aku sayangkan adalah saat orang-orang pulang duluan sebelum doa setelah sholat belum selesai diucapkan,sehingga tak bisa berjabat tangan dengan mereka T.T*

     Entah mengapa, berjabat tangan dengan orang-orang yang ikut sholat berjamaah membuat hati menjadi lega. Padahal ya nggak semua orang yang aku ajak berjabat tangan adalah orang yang aku kenal. Hahaha XD

      Sehingga ane harap, kebudayaan berjabat tangan, bersalam-salaman seperti itu tetap ada sampai akhir masa :D .

Aamiin..



ps: ane = saya = aku

Selasa, 01 November 2011

Japanese World ~Part 2~

 Yak!!!
Ini dia foto-foto yang berhasil tertangkap oleh kamera hape saya selama di Japanese World (apa itu Japanese World?? Liat postingan saya sebelumnya )


me and cosplay
ampun mbaak..ane jangan digebuk sama rantaiii!!  XO

waaahh..siluman kuciiing!!! (atau siluman rubah?? hmm =.=a )

sabitnya kena kepalakuuu~ XO 

entah kenapa di foto ini aku terlihat pasrah sekali..hahaha XD



replika kuliner khas jepang

bentoo (bekal makanan) ~  :9

lupa namanya..bihun jepang mungkin ya..haha :p

kalo gak salah sih ini jamur shitake

gak tau namanya lagi..haha..baksonya orang jepang kali ya..
bento lagi.. yummi :9

ocha dan sushi :9

gak tau namanya..haha..lempernya orang jepang mungkin :p

kalo gak salah sih namanya soba

entahlah..apa nama makanan ini..
yang jelas ada udang di balik teko dan di atas tatakan bambu
ocha (teh jepang) .. pengen nyoba deh :O
andai saja semua kuliner ini bukan replika..
haahh..andai sajaaa!! *drooling* 

replika bangunan jepang
apa yaa?? hmm.. a house in snow paling..haha
replika bangunan cuma ngefoto satu..habis cuma ini yang paling asik.



foto lomba makan onigiri

yang pake jilbab item itu temen ane..haje namanya..

go go haje!!

foto-foto gajebo abis
pamer cotton candy..nyahahaha XD

aku kepanasan,,eh,si made (yang bawa cotton candy)
 malah menari dengan girangnya

atas : gambar salah satu setan di jepang
bawah: ????? tebak sendiri :D

hokeh! 
itu dia foto-foto yang berhasil saya abadikan selama di Japanase World
sugoi ne~? nyahahaha *pede abis* 

Kamis, 27 Oktober 2011

Praktek Alpro 1

Sudah beberapa minggu saya berkuliah di Jurusan Sistem Informasi ITS. Dan itu berarti saya harus segera menyambur praktek Algoritma dan Pemrograman 1, atau yang sering disebut Alpro 1.
Gelisah? jelas.
Karena saya memang tidak bisa mengoding T.T.
Pikiran awal saya adalah pastinya nanti bakal diberi sedikit pengetahuan tentang praktek di Netbeans (kebetulan saya mengoding menggunakan Java di Netbeans).


Oke, setelah kelas teori Alpro, kelas praktek pun tiba. Saya pun segera masuk ke LPSI (Laboratorium Pemrograman Sistem Informasi), memilih duduk dan menaruh tas. Lalu Bapak Iyan (Dosen Alpro kelasku) memberitahu bahwa soal praktek bisa diambil di depan. Langsung saja aku maju ke depan, mengambil soal dan duduk kembali.

Sambil menunggu teman-teman lain kembali duduk ke tempatnya masing-masing, saya pun membaca soal prakteknya. "Haduuh!! Apaa ini?"  hati saya teriak-teriak T.T.


Setelah teman-teman sudah duduk kembali, Bapak Iyan terlihat ingin menyampaikan sesuatu. "Alhamdulillah, mau dijelasin dulu" pikirku saat ini. Dan bapak Iyan pun mulai bicara. "Yak, silahkan dikerjakan. Waktu anda sampai jam 6 sore." Kata Pak Iyan dengan kerennya.

Nah lo. Kaget bukan main mendengar kata-kata yang sangat sederhana itu. Bagaimana tidak, saya tidak punya bekal apapun dalam mengoding ( di SMA sama sekali tidak diajarakan mengoding). Yaah, akhirnya daya imajinasi dan mengarang saya pun keluar, haha. Untung saja boleh googling (tapi tak membantu banyak).

Saya pun melihat teman-teman. ehh, ternyata sama stressnya seperti saya. saya kira hanya saya yang stress sendiri. haha. Karena tak tahu apa-apa tentang mengoding, akhirnya yang saya kerjakan terlebih dahulu adalah laporan praktikunnya.

Waktu demi waktu terlewati. Dan akhirnya, waktu yang diberikan telah  habis. Aku dan teman-teman pun *dengan wajah yang tak bisa digambarkan dengan kata-kata* bergegas meninggalkan LPSI.

Down. Kaget, Kecewa.
Itulah yang aku rasakan. T.T

Setelah mencari pencerahan kepada yang lebih pintar mengoding dan memahami apa ynag diperintah saat praktek, ternyata soal prakteknya itu mudah sekaliii!! T.T

Kalau di koding cuma seperti ini :


package tests;

import java.util.Scanner;

public class Main {


    public static void main(String[] args) {

System.out.println("==========================================================");        System.out.println("Menu");
        System.out.println("******************************");
        System.out.println("1. Menampilkan \"Hello World\" ");
        System.out.println("2. Menampilkan Input dari user dalam huruf kapital");
        System.out.println("3. Keluar");
        System.out.println("==========================================================");
        System.out.println("Masukkan pilihan :");

        Scanner s = new Scanner(System.in);
        int pilih = s.nextInt();
        if(pilih==1)
        {
            System.out.println("Hello World");
        }
        else if(pilih==2)
        {
            String inputan = s.next();
            System.out.println(inputan.toUpperCase());
        }
        else if(pilih==3)
        {
            System.exit(0);
        }
  }
       
   
}

*Lalu
Run-- cmd-- javac
compile *


Tidak terlalu rumit kan? hiks
Dan karena kejadian ini, saya baru sadar dan tahu, bahwa cara belajar mahasiswa dengan siswa sangatlah berbeda. Saya masih terbawa cara belajar siswa yang menunggu untuk dijelaskan oleh guru. Mahasiswa harus bisa belajar dan mencari tahu sendiri, tak perlu menunggu diajari. Kenapa? Karena mahasiswa dianggap sudah dewasa.

Saat masih kecil, boleh lah kita meminta bantuan. Namun setelah dewasa, kita tak perlu minta bantuan lagi kan? Karena kita sudah mampu untuk melakukannya sendiri. Itulah perbedaan mendasar antara anak kecil dan orang dewasa, antara siswa dan mahasiswa.

Yah, walaupun hasil praktek saya hancur, setidaknya malam ini saya mendapat satu pelajaran berharga. :)

Senin, 24 Oktober 2011

Hari peng-upgrade-an wawasan dalam menulis

Pada hari Jumat lalu,21 Oktober 2011, diadakan “Kuliah Tamu” Ketrampilan Interpersonal (KI) di JSI ITS. Kuliah tamu?? Begitulah, karena yang mengisi kuliah adalah dosen atau pengajar dari perguruan tinggi selain ITS.  Lalu siapakah tamunya?? Beliau adalah Bapak Rudi Santoso.

Bapak Rudi yang tengah menyampaikan materi
Bapak Rudi adalah pengajar di STIKOMP  Surabaya. Beliau adalah lulusan Universitas  Airlangga, Universitas Wijaya Kusuma, dan  Universitas Surabaya. Bapak Rudi berasal dari  Kediri, dan kini bertempat tinggal di Kutisari.  Beliau mempunyai hobi menulis dan membaca,  dari kecil hingga sekarang. Dan juga merupakan  pelanggan tetap di suatu media cetak, mengisi  rubik opini.

       Beliau menyampaikan materi “Menulis Populer” pada pertemuan mata kuliah KI kali ini. Diawali dengan hubungan membaca dengan menulis. Bapak Rudi menyatakan bahwa apa yang kita baca, akan mempengaruhi mindset kita saat menulis. Dalam menulis populer, jangan sekali-kali menyiksa pembaca. Semisal dengan menulis menggunakan huruf kapital semua, sehingga tidak nyaman untuk dibaca.

Ada beberapa aspek yang harus diperhatikan dalam menulis populer menurut bapak Rudi, yaitu :
1.    Sederhana.
·      Menggunakan paragraf yang sederhana.
·      Kalimat baku dengan maksimal 15 kata tiap kalimat (karena kemampuan membaca
     manusia rata-rata adalah 15 kata per kalimat).
·      Menggunakan rumus sederhana S-P-O-K.
·      Menggunakan struktur tulisan Problem-Solusi atau Sebab-Akibat.
·      Menggunakan bahasa yang mudah dipahami (jangan menggunakan istilah-istilah
     langka dan jarang diketahui oleh pubik).

2.    Orientasi pembaca.
·      Berempati (tahu betul siapa pembaca tulisan kita).
·      Tulisan kita harus mudah dipahami oleh pembaca.
·      Jangan “menyiksa pembaca” dengan penulisan kalimat yang berbelit-belit.
·      Pahami bahwa pembaca sangat beragam.
·      Bereksperimen kecil (mencoba menguji apakah tulisan kita dapat dipahami oleh orang
      lain).

3.    Hindari istilah asing.
·      Gunakan istilah yang populer.
·      Reliable dan rasional
·      Jangan bersembunyi di balik istilah asing.
      Jangan sok canggih dengan menggunakan istilah asing  agar dijugde berpendidikan
      tinggi, karena hal itu bisa menyiksapembaca. Kalau terpaksa memakai istilah asing
      karena bila di-bahasa indonesia-kan akan menjadi aneh, beri penjelasan tentang
      istilah asing tersebut.
·      Menggunakan banyak istilah asing akan “menyiksa” pembaca.

4.    Hindari jargon, singkatan dan akronim.
·      Penggunaan yang berlebihan bisa menghambat proses komunikasi yang sedang
     berlangsung.
·      Jargon biasa digunakan untuk persembunyian “kejahatan”.

5.    Spesifik dan kongkrit.
     Penggunaan akronim dan jargon membiaskan substansi (isi) tulisan.
Jangan gunakan jargon yang anda belum paham benar.

6.    Detail yang relevan.
·         Rinci dan detail (Dalam menulis harus detail namun tetap relevan).
·         Tetap menggunakan bahasa yang mudah dipahami.
·         Hindarkan hal-hal yang tidak masuk akal.
·         Sederhanakan angka.

7.    Analogi yang sederhana.
    Bawalah pembaca ke daya imajinasi kita. Sehingga pembaca tak hanya sekedar membaca, namun juga meninggalkan kesan setelah selesai membaca tulisan kita.

Bapak Rudi juga menuturkan beberapa tips singkat menulis opini, antara lain :
1.     Buat kerangka tulisan.
      Kerangka tulisan akan memandu anda dalam menentukan apa-apa saja yang akan
      ditulis.
2.     Kenali gaya selingkung (gaya bahasa) media massa yang akan dituju.
3.     Buatlah judul yang agigatif (dapat memberi pengaruhi) yang positif.
4.     Sertakan data sederhana sebagai pendukung.
·   Masukkan kutipan singkat dari tokoh yang menulis hal serupa di media beberap hari sebelumnya.
·      Berikan data yang sedikit menjual.

Beliau berpendapat bahwa seorang penulis haruslah punya idealisme. Karena penulis yang tidak punya idealisme tidak akan mempunyai corak atau khas tersendiri dalam menulis. Namun, tetap tidak boleh egois karena memiliki idealisme tersebut.

 Beliau juga menyarankan agar kita banyak membaca buku dengan genre yang beragam, agar tidak terpengaruh oleh satu buku saja, sehingga dapat memperkaya idealisme. Corak menulis kita juga tidak akan berkembang apabila kita tidak membaca tulisan orang lain.

Agar tulisan kita menjadi tulisan yang populer, maka buatlah tulisan yang berbobot dan memberi manfaat bagi orang lain. Kita bisa share sesuatu yang sedang in. Apabila ingin membuat opini, haruslah mengandung solusi pula.

Bapak Rudi juga memberi tips agar kemampuan menulis kita meningkat, yaitu:
1.          Sering menulis. Tulis apa saja yang bisa ditulis. Buat tulisan yang hanya ditujukan
         untuk diri sendiri, seperti diary. Jika kita suka dengan hasil tulisan kita, lanjutkanlah
         menulis hal tersebut.
2.         Sukalah membaca. Baca berbagai buku yang berbeda genre. Agar inspirasi
 cemerlang kita datang dari wawasan luas yang kita miliki dan juga idealisme yang
 beragam.

Pada akhir kuliah, Bapak Sholiq, selaku pengajar mata kuliah KI di JSI ITS, menuturkan beberapa materi yang menjadi poin utama dalam kuliah tamu ini, yaitu :
1.         Apa yang kamu baca hari ini menentukan pola pikirmu. Pola pikirmu akan menentukan
                     karaktermu. Dan karaktermu akan menentukan masa depanmu. Sehingga apa yang
                     kamu baca hari ini, menentukan seperti apa dirimu di masa depan.
2.         Langkah yang baik dari penulis adalah membaca.
3.         Untuk menjadi penulis yang baik, anda perlu model (penulis kesukaan yang menjadi
         inspirasi).
4.         Untuk menjadikan tulisan anda menarik, lihatlah dari sudut pandangan yang berbeda.
5.         Untuk bisa menjadi penulis, banyak-banyaklah berlatih dan jangan pernah putus asa.

Yak,itulah yang saya dapat setelah mengikuti kuliah tamu ini. Banyak sekali wawasan-wawasan baru yang saya terima dari materi yang disampaikan oleh bapak Rudi. Dan pastinya, akan sangat berguna bagi saya saat saya dituntut harus dapat menuliskan sesuatu. Alhamdulillah, pengetahuan saya di-upgrade lagi hari ini :D . 

Semoga reportase live dari saya ini bisa membantu para pembaca yang gemar menulis :)